Komatsu PC210-10M0: Solusi Tekan Biaya Produksi

29 Juni 2019

PT United Tractors Tbk sebagai distributor tunggal Komatsu di Indonesia memahami bahwa biaya produksi dan biaya perawatan menjadi pertimbangan utama pelanggan dalam memilih pengadaan alat berat. Oleh karena itu, Komatsu memperkenalkan PC210-10M0. Model terbaru besutan dari Komatsu ini, hadir untuk menjawab pertimbangan tersebut karena produk ini menawarkan biaya produksi yang rendah. Kemampuan ini yang menjadikan PC210-10M0 sebagai produk tak tertandingi dalam hal menekan biaya produksi.

 

Bahan Bakar Lebih Efisien

Komatsu PC210-10M0 diklaim irit bahan bakar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Efisiensi bahan bakar tercapai berkat sistem hidrolik yang lebih efisien, kipas pendingin dengan teknologi fan-clutch berdiameter besar, serta penyelarasan putaran mesin terhadap pompa hidrolik yang mutakhir. Penggunaan bahan bakar yang rendah tentu akan mendukung penekanan biaya produksi keseluruhan.

 

Perawatan Mesin yang Mudah

Tidak hanya berbiaya rendah, perawatannya juga mudah karena komponen-komponen terpusat di satu tempat. Adanya sistem deteksi dini yang lengkap memungkinkan pencegahan kerusakan pada komponen utama, sehingga meminimalisir pengeluaran untuk perawatan. Komatsu PC210-10M0 dilengkapi sensor deteksi penyumbatan sistem hidrolik dan sensor penyumbatan hidrolik breaker. Kedua sensor tersebut dapat mencegah terjadinya kegagalan saat beroperasi. Semua informasi tersebut ditampilkan melalui layar monitor panel yang lebih besar beresolusi tinggi dan dilengkapi fitur multibahasa.

Selain itu, terdapat sensor yang mampu memantau tekanan blow-by dari jarak jauh dan terus menerus. Sistem ini merupakan kriteria utama untuk overhaul mesin melalui teknologi Komatsu Machine Tracking System (KOMTRAX).

Biaya perawatan PC210-10M0 juga rendah berkat dukungan program preventive maintenance package (PMP). Pelanggan bisa memperoleh garansi jangka panjang sampai 5y/10.000 hm. Kemudahan ini disempurnakan dengan program free PMP untuk 2y/4.000 hm (khusus non mining) yang ditawarkan PT United Tractors Tbk.