Langkah Jitu Sebelum Menghidupkan Mesin

13 Mei 2016

Melakukan pemeriksaan keliling dan pemeriksaan sebelum menghidupkan mesin merupakan salah satu cara yang tepat untuk menjaga kondisi alat berat tetap prima.

Banyak cara yang dapat dilakukan dalam merawat alat berat milik pelanggan mulai dari pemeriksaan alat secara lengkap hingga pemeriksaan alat sederhana yang dapat dilakukan sehari hari. Dalam edisi UT Updates kali ini, kami akan berbagi ulasan sederhana yang harus diperhatikan dalam pemeriksaan alat sebelum mengoperasikan mesin.


  1. Pemeriksaan keliling (walk around check )

    Pemeriksaan keliling adalah pemeriksaan yang dilakukan di sekeliling dan di bawah alat atau mesin. Mulailah untuk melakukan pemeriksaan keliling sebelum mengoperasikan mesin. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan kegiatan ini adalah;

    1. Pemeriksaan kemungkinan adanya kebocoran fluida, misal air pendingin (coolant), bahan bakar (fuel) atau oli (oil). Pastikan tidak ada fluida yang menetes.
    2. Pemeriksaan tingkat kekencangan baut (bolt) dan mur (nut) dari kemungkinan kendor atau lepas. Kencangkan jika diperlukan.
    3. Pemeriksaan terhadap kondisi sistem hidrolik, perlengkapan kerja (attachment) dan kabel (wiring) dari kemungkinan kendor atau lepas.

    Selain hal diatas, pemeriksaan keliling juga dilakukan untuk memastikan mesin, radiator dan komponen lainnya terbebas dari debu atau kotoran yang dapat menyebabkan meningkatnya suhu temperatur.

  2. Pemeriksaan Sebelum Menghidupkan Mesin (check before starting)

    Langkah sederhana kedua adalah pemeriksaan sebelum menghidupkan mesin. Sebelum menghidupkan mesin terlebih dahulu perhatikan indikator yang berada di panel kabin, pastikan alat dalam kondisi aman untuk dioperasikan.

    1. Pemeriksaan terhadap jumlah air pendingin, bahan bakar dan oli. Jika berkurang, tambah air pendingin, bahan bakar dan oli sesuai dengan jumlah yang telah direkomendasikan oleh pabrik.
    2. Pemeriksaan lain-nya adalah brake pedal travel, dust indicator serta fungsi dari lampu penerangan, klakson dan backup suara alarm. Segera lakukan perbaikan jika diperlukan.

Satu hal lagi, saat unit sedang dioperasikan pasti selalu ada kemungkinan terjadinya troubleshooting . Oleh karena itu, ketika pelanggan menemukan label tanda peringatan (warning tag) menggantung pada work equipment control lever didalam kabin berarti mesin tersebut sedang tidak boleh untuk dioperasikan. Segera informasikan hal ini kepada mekanik yang bertugas untuk diperbaiki, karena apabila unit tetap dioperasikan dapat memicu kerusakan pada alat bertambah parah.

Jika pelanggan menemui kerusakan atau kendala yang tidak dapat diatasi dalam melakukan pemeriksaan sebelum menghidupkan mesin dapat menghubungi mekanik UT dengan mengakses pusat layanan kontak UT, yaitu UT Call pada nomer 500-072. Kami siap membantu 1x24 jam, kapanpun dan dimanapun pelanggan berada ketika pelanggan membutuhkan bantuan.

Beberapa tips dan trik sederhana diatas dapat membantu menjaga kondisi alat berat Anda selalu berada pada kondisi yang prima. Selamat mencoba !