Uji Coba Bus Scania Tipe K250UB-4x2 Low Entry BRT Trans Semarang

16 Januari 2020

Pada 11 November 2019, dilakukan uji coba Scania bus tipe K250UB-4x2 Low Entry selama 1 bulan di Kota Semarang. Bus Scania Low Entry tersebut diujicobakan pada Koridor 1 dengan jurusan Terminal Mangkang ke Terminal Penggaron dengan jarak tempuh 23,75 km satu kali jalan dan dijadwalkan 2 trip pagi dan 2 trip sore. Koridor 1 ini terbilang koridor yang paling banyak penumpang diantara 7 koridor lainnya.

Scania Low Entry memiliki berbagai macam fitur keselamatan yang terdapat di dalamnya, antara lain Fleet Management Services (FMS) dan Low Entry Ramp Door Wheel Chair Area Sign and Button. Bus Scania Low Entry ini juga mempunyai konsep untuk memudahkan akses bagi penumpang lansia, berkebutuhan khusus, kursi roda dan kereta bayi. Tanggapan warga kota Semarang juga sangat positif atas uji coba bus Scania Low Entry. Bus Scania Low Entry selalu penuh dengan penumpang yang ingin merasakan performa dan fitur yang ada pada bus ini.

Bersamaan dengan uji coba Scania Low Entry, Trans Semarang melakukan Launching koridor baru pada 6 Desember 2019 bertempat di Waduk Jatibarang yaitu Koridor 8, Feeder 1 Koridor 9, dan feeder 2 Koridor 10. Pada 2019, Trans Semarang sudah memliki 10 Koridor dan 1 rutedengan total 157 unit. Adapun target Trans Semarang sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yaitu 12 Koridor dan penambahan unit bus pada tahun 2020.

Bus Scania Tipe K250UB-4x2 Low Entry: Utamakan Kenyamanan Penumpang