Berita & Promo

Mengenal Standar Emisi Euro pada Kendaraan Khususnya Bus dan Truk Eropa

29 Januari 2024

United Tractors, Jakarta – Sudah lama berkecimpung di dunia alat berat atau kendaraan berukuran raksasa lainnya seperti truk Eropa dan bus Eropa? Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah Euro 1, Euro 2, hingga Euro 5. Euro adalah satuan standar emisi kendaraan bermotor yang pada awalnya diberlakukan untuk alat transportasi guna mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Seiring berjalannya waktu, kini alat berat juga harus memenuhi standarisasi Euro.

Seperti yang kita ketahui, alat transportasi bermotor mengeluarkan gas buang atau emisi yang mengandung karbondioksida (CO2), karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), dan partikel-partikel lainnya yang memiliki dampak buruk bagi kualitas udara jika tersebar secara berlebihan.

Menerapkan standar emisi Euro pada kendaraan bermotor merupakan salah satu upaya untuk mencegah pencemaran udara di atmosfer. Maka dari itu, kontrol emisi kendaraan dengan cara menggunakan alat transportasi yang lebih ramah lingkungan perlu diberlakukan.

Kontribusi Uni Eropa dalam upaya mengurangi dampak buruk dari gas buang kendaraan adalah dengan menciptakan teknologi mutakhir yang mampu meminimalisir kadar bahan pencemar pada emisi kendaraan bermotor. Teknologi inilah yang kemudian dijadikan sebagai standar kendaraan ramah lingkungan. Penjelasan lengkap seputar standar emisi Euro akan dipaparkan pada artikel berikut ini.

Standar Emisi Euro
Sampai saat ini, standar emisi Euro sudah berlaku hingga Euro 6. Bagaimana sistem penerapan standar emisi mulai dari Euro 1 hingga Euro 6? Berikut ulasannya.

  1. Euro 1
    Pada tahun 1992, Uni Eropa mengeluarkan kebijakan penggunaan teknologi katalis untuk mobil-mobil berbahan bakar minyak (BBM) yang kemudian disebut sebagai standar Euro 1. Katalis ini berfungsi untuk menyaring hidrokarbon dan polutan-polutan lain yang dihasilkan oleh pembakaran mesin kendaraan bermotor.
    Tidak hanya kendaraan berbahan bakar minyak saja yang harus memenuhi standar Euro 1 ini, tapi kendaraan-kendaraan besar seperti truk Eropa dengan bahan bakar diesel juga harus memenuhi standar tersebut. Pada standarisasi Euro 1, mesin pada kendaraan berbahan bakar minyak juga harus diproduksi dengan teknologi yang hanya menggunakan bensin tanpa timbal.
  2. Euro 2
    Seiring berjalannya waktu, penggunaan kendaraan bermotor pun semakin meningkat. Fakta ini tentu saja berdampak pula pada kebersihan udara lingkungan. Semakin banyak kendaraan bermotor beroperasi, semakin tinggi pula polutan yang dihasilkan.
    Pada tahun 2007, sistem emisi Euro 2 mulai diperkenalkan di Indonesia. Standarisasi Euro 2 mencakup batas emisi yang berbeda pada mesin diesel dan bensin. Batas emisi Euro 2 pada kendaraan berbahan bakar bensin adalah CO: 2,20 g/km HC + NOx: 0,50 g/km.
    Sementara itu, pada kendaraan diesel adalah CO: 1,00 g / km HC + NOx: 0,70 g/km PM: 0,08 g/km. Di standar Euro 2 ini, mobil diesel juga harus menggunakan solar berkadar sulfur di bawah 500 ppm.
  3. Euro 3
    Penerapan standar emisi Euro bukanlah tanpa tujuan. Selain untuk menurunkan risiko pencemaran udara yang semakin tinggi, standarisasi emisi juga diberlakukan dengan maksud meningkatkan kualitas BBM.
    Kendaraan dengan bahan bakar bensin pada standar Euro 3 mengurangi kadar sulfur lebih banyak dibandingkan dengan Euro 2. Jika pada Euro 2 kadar sulfur harus di bawah 500 ppm, di Euro 3, kendaraan BBM harus memiliki kadar sulfur di bawah 150 ppm dan di bawah 350 ppm untuk kendaraan berdiesel.
    Untuk batas emisi Euro 3 pada bensin adalah CO: 2,30 g/km HC: 0,20 g/km NOx: 0,15 g/km, sementara pada diesel ada di angka CO: 0,64 g/km HC: 0,56 g/km NOx: 0,50 g/km PM: 0,05 g/km.
  4. Euro 4
    Di tahun 2005, standarisasi emisi untuk kendaraan bermotor sudah mencapai Euro 4. Di emisi Euro 4, pengurangan partikulat (PM) dan nitrogen oksida (NOx) mulai terjadi secara signifikan terutama pada kendaraan bermesin diesel seperti bus Eropa dan berbagai jenis alat berat.
    Kendaraan dengan emisi Euro 4 sudah dilengkapi filter partikel diesel yang mampu menangkap 99% partikulat sehingga gas buang yang dihasilkan dari pembakaran mesin menjadi lebih bersih.
    Batas emisi bensin pada Euro 4 adalah CO: 1,00 g/km; HC: 0,10 g/km; dan NOx: 0,08 g/km dan untuk mesin diesel berada di CO: 0,50 g/km; HC+NOx: 0,30 g/km; dan NOx: 0,25 g/km PM: 0,025 g/km.
  5. Euro 5
    Jika pada Euro 4 hanya beberapa kendaraan bermesin diesel saja yang memiliki Diesel Particulate Filter (DPF), di Euro 5, Diesel Particulate Filter mulai diperkenalkan untuk semua kendaraan diesel. Tidak hanya itu saja, batas partikulat juga berlaku untuk kendaraan BBM dengan direct injection.
    Untuk batas emisi bensin, Euro 5 memberlakukan CO: 1,00 g/km; HC: 0,10 g/km; NOx: 0,06 g/km; dan PM: 0,005 g/km serta CO: 0,50g/km; HC+NOx: 0,23 g/km; NOx: 0,18 g/km; dan PM: 0,005 g/km untuk kendaraan bermesin diesel.
    Salah satu merek alat berat bermesin diesel yang sudah menggunakan sistem emisi Euro 5 adalah UD Trucks. Jika proyek Anda membutuhkan dump truck atau truk cargo ramah lingkungan dengan tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi, Anda bisa menggunakan Quester Euro 5 dari UD Trucks.
    Truk ini sudah dilengkapi teknologi SCR (Selective Catalytic Reduction) yang penggunaannya didukung oleh cairan AdBlue guna mengurangi partikel-partikel berbahaya pada gas buang. Untuk mendapatkan produk heavy duty trucks dari UD Trucks dengan penawaran-penawaran menarik, Anda bisa langsung mengunjungi kantor cabang United Tractors terdekat.
  6. Euro 6
    Standar emisi Euro 6 adalah yang paling terbaru. Pada standarisasi ini, penurunan tingkat nitrogen oksida (NOx) mencapai hingga 67% yang diizinkan untuk bahan bakar diesel. Sementara itu, untuk kendaraan dengan BBM mulai diberlakukan batas jumlah partikulatnya.
    Batas emisi Euro 6 pada kendaraan BBM adalah CO: 1,00 g/km; HC: 0,10 g/km; NOx: 0,06 g/km; dan PM: 0,005 g/km. Pada mesin diesel, batas emisinya adalah CO: 0,50 g/km; HC+NOx: 0,17 g/km; NOx: 0,08 g/km; dan PM: 0,005 g/km.

Pemberlakuan Standar Emisi Euro di Indonesia
Pada tahun 2007, Indonesia menggunakan standar Euro 2 sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 141/2003 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Meskipun demikian, pada saat itu masih banyak kendaraan pribadi dan umum yang masih menggunakan standar emisi Euro 1.

Di tahun 2017 sampai saat ini, standar emisi kendaraan bermotor yang diberlakukan oleh pemerintah Indonesia adalah Euro 4. Sesuai dengan Peraturan Menteri LHK No 20 Tahun 2017 Tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor roda 4 atau lebih Tipe Baru, baik kendaraan pribadi atau umum perlu memenuhi standar emisi Euro 4 mengingat konsumsi bahan bakar kendaraan di Indonesia semakin meningkatkan gas buang.

Dengan demikian, untuk mengurangi dampak pencemaran udara, pemerintah mulai memberlakukan standarisasi Euro 4 bagi kendaraan bermotor agar emisi yang dihasilkan dari pembakaran mesin menjadi lebih ramah lingkungan.

United Tractors: Distributor Alat Berat dan Transportasi Ramah Lingkungan
Sebagai salah satu distributor terbaik yang jual dump truck dan alat berat lainnya, United Tractors sadar akan pengaruh gas buang dari produk-produk yang dijual. Maka dari itu, UT hanya menjual alat berat pertambangan, konstruksi dan alat berat untuk sektor lainnya dari produsen-produsen ternama.

UD Trucks adalah merek truk nomor satu di Jepang berstandar emisi Euro 5 yang bisa Anda dapatkan di United Tractors. Sudah dilengkapi dengan teknologi SCR (Selective Catalytic Reduction), UD Trucks juga mendukung penggunaan Ad Blue yang membuat hasil pembakaran mesin menjadi lebih sehat.

Selain UD Trucks, UT juga merupakan distributor resmi dari Scania, yaitu produsen alat transportasi jenis coach dan city bus yang sudah dilengkapi dengan sistem emisi Euro 5 dan 6. Dengan demikian, konsumsi bahan bakar dari bus Eropa Scania dan emisi yang dihasilkannya pun lebih ramah lingkungan karena sudah terbukti memenuhi standar emisi yang berlaku di Indonesia.

Ingin mendapatkan alat berat atau alat transportasi massal yang mampu mengurangi dampak pencemaran udara? Temukan semuanya hanya di United Tractors! Dengan layanan purna jual prima dari UT, Anda bisa memenuhi kebutuhan alat berat untuk berbagai sektor dan alat transportasi ramah lingkungan dengan mudah dan cepat. Hubungi UT Call di nomor 1500 072 atau kunjungi cabang United Tractors terdekat sekarang juga!

Berita & Promo Terkait

Mengenal Fitur Produktivitas pada Truk Tambang Komatsu HD785-7
Distributor Truk, Off Road Truck, Truk Tambang, United Tractors

Mengenal Fitur Produktivitas pada Truk Tambang Komatsu HD785-7

Lanjutkan membaca
Jual UD Trucks CGE37084R, Dump Truck Berkapasitas 41 Ton
Distributor Truk, Jual Truk, Off Road Truck, Ud Trucks, United Tractors

Jual UD Trucks CGE37084R, Dump Truck Berkapasitas 41 Ton

Lanjutkan membaca
3 Jenis Hydraulic Excavator Komatsu dari United Tractors
United Tractors

3 Jenis Hydraulic Excavator Komatsu dari United Tractors

Lanjutkan membaca
Mengenal UTGPS, Layanan Purna Jual Alat Berat United Tractors
United Tractors

Mengenal UTGPS, Layanan Purna Jual Alat Berat United Tractors

Lanjutkan membaca
logo-ut-connect logo-ut-connect logo-ut-connectlogo-ut-connect logo-ut-connectlogo-ut-connect icon-arrow

Microsite United Tractors menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan microsite ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari kami.

Terima Tolak