A LIVING HERITAGE

10 Juli 2018

Pada akhir 1980-an, manajemen baru di bawah Leif Östling (1989) telah mencanangkan strategi baru untuk melakukan ekspansi global, serta mengambil tindakan radikal agar seirama dengan produksi perusahaan. Seluruh sistem produksi direformasi, dengan bertumpu pada prinsip-prinsip kepemimpinan serta pemberdayaan tenaga kerja. Langkah-langkah ini telah membangkitkan semangat perusahaan baru dengan serangkaian nilai-nilai inti yang kuat, yakni: Mengutamakan Pelanggan, Penghargaan kepada individu dan Kualitas. "Menghilangkan pemborosan" menjadi motto penting. Pemborosan berarti pekerjaan, penyimpanan, material atau waktu yang tidak perlu, serta segala bentuk pencemaran lingkungan. Dengan cara ini, maka perusahaan terus meningkatkan proses kerjanya sebagai bagian dari pekerjaan sehari-hari.